87863/03

Add to Google Reader or Homepage

I heart FeedBurner

review http://pesonaborubatak.blogspot.com/ on alexa.com

Blog Archive

Pesona BORU Batak 30.733-0106. Powered by Blogger.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters
Custom Search
Showing posts with label Berita Batak. Show all posts
Showing posts with label Berita Batak. Show all posts

Astrid Tiar siap dinikahi calon suaminya Gerhard Reinaldi Situmorang atau akrab disapa Aldi. Aldi seorang dokter sementara Astrid aktif di dunia hiburan. Sulitkah?

Saat ini Aldi masih sekolah residence untuk menjadi dokter bedah. Aldi pun mengaku susah bersosialisasi dengan dunia hingar bingar yang selama ini digeluti Astrid.





"Susahnya bersoasialiasi saja, Astrid di entertainment. Tapi saya mengagumi dia dari segala aspek dia. Walaupun orang beda tapi buat saya itu nggak," ujar Aldi saat ditemui usai prosesi lamaran di kediamannya, Jakarta Barat, Sabtu(3/3/2012).

Aldi pun menyatakan tak akan melarang Astrid untuk melakoni kesehariannya di dunia hiburan. Hanya saja diakui Aldi kini segala keputusan harus merupakan keputusan bersama.

"Segala sesuatu kita putusin berdua. Kita kerjaannya sebenernya sama, yang beda dia dilihatin orang, saya nggak," papar Aldi.

detikhot
04:15 | 0 komentar | Read More

Calon Mertua Senang Dapat Menantu Astrid Tiar


Lama tak terdengar memiliki kekasih, Astrid Tiar siap menikah dengan seorang dokter Gerhard Reinaldi Situmorang atau akrab disapa Aldi. Restu kedua orangtua pun sudah didapat keduanya.

Baik orangtua Aldi maupun Astrid sudah dekat satu sama lain karena keduanya memang bertetangga. Mama Astrid Tien Panjaitan pun mengaku bahagia Astrid bisa segera melepas masa lajangnya.





"Sebagai orangtua mendoakan anaknya supaya bahagia," ujar mama Astrid saat ditemui usai prosesi lamaran di kediamannya, Jakarta Barat, Sabtu(3/3/2012).

Senada dengan mama Astrid, mama Aldi Rotua Situmorang pun mengaku senang bisa mendapat menantu seorang Astrid Tiar. Maklum, Aldi putra pertamanya sementara Astrid anak bungsu di keluarga.

"Saya rasa, kayanya sih Astrid itu bukan orang yang kekanak-kanakan ya. Dia kan perempuan satu-satunya dalam keluarga dan paling kecil. Aldi paling besar, jadi saya senang betul," ujar mama Aldi.

detikhot
04:14 | 0 komentar | Read More

Astrid Tiar Resmi Menikah


Hari ini menjadi momen bahagia bagi mantan Gadis Sampul, Astrid Tiar. Astrid resmi menjadi istri dari kekasihnya Gerhard Reinaldi setelah melangsungkan pemberkatan pernikahan di gereja HKBP Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (21/7/2012).

Tanpa ragu, baik Astrid dan Reinaldi mantap menjawab Ya, manakala pendeta menanyakan apakah keduanya siap menjalani hidup sehidup semati, dalam suka dan duka dalam prosesi pemberkatan.





"Ya, aku terima Gerhard Reinaldi untuk menjadi pasangan hidupku, sehidup semati dalam suka dan duka hingga maut memisahkan," jawab Astrid yang cantik dalam balutan kebaya modern berkelir gold di atas altar gereja.

Suasana khidmat terlihat dalam prosesi pernikahan Astrid dan Reinaldi. Sekitar dua ratusan undangan juga turut menyaksikan keduanya mengucapkan janji perkawinan.

Pernikahan Astrid dan Reinaldi melaksanakan pernikahan mereka dalam adat Batak. Sebelum melakukan pemberkatan pernikahan, ritual Sibuha-buhai telah mereka lalui.

Ritual Sibuha-buhai adalah prosesi dimana mempelai pria menjemput mempelai wanita sebelum melaksanakan pemberkatan.

detikhot
04:11 | 0 komentar | Read More

Mahar Nikah Astrid Tiar Rp 150 Juta


Astrid Tiar baru saja menggelar prosesi lamaran di kediaman Astrid, Kompleks Migas, Kemanggisan Ilir 9, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (3/3/2012). Ternyata setelah lamaran Astrid dan sang calon suami Gerhard Reinaldi Situmorang masih harus melewati beberapa tradisi batak lainnya.

Astrid dan Gerhard atau yang akrab disapa Aldi memang memutuskan menggunakan adat batak untuk semua prosesi lamaran sampai menikah kelak. Keduanya memang ingin menjunjung tradisi leluhur mereka.





"Hari ini, 3 Maret adalah lamaran, ini bukan kaya lamaran yang lain, ini belum tukar cincin. Keluarga batak itu memang agak ribet adat-adatnya. Ini �acara pertama, nanti masih ada yg lebih heboh lagi," ujar Astrid saat ditemui usai prosesi lamaran.

Untuk maharnya sendiri, di tradisi batak dikenal dengan nama uang sinamot. Uang sinamot itu bisa dibilang sebagai mas kawin untuk diberikan pada pihak perempuan. Aldi pun memberikan uang sebesar Rp 150 juta untuk uang sinamot Astrid.

"Uang sinamot Rp 150 juta. Itu bukan mas kawin, itu pemberian. Itu bukan biaya pernikahan, itu terserah nanti mau buat apa," sambung Astrid.

detikhot
04:08 | 0 komentar | Read More

TOR TOR DIKLAIM MALAYSIA:Pemerintah mesti inventarisasi warisan budaya


Pemerintah diharapkan melakukan inventarisasi seluruh warisan budaya di Indonesia, sehingga akan mudah mematahkan argumentasi bila ada negara lain yang mengklaim tradisi milik nenek moyang.

Praktisi Hak atas kekayaan Intelektual (HaKi) Insan Budi Maulana juga mengharapkan agar adanya klaim tari tor tor dan gondang sembilan oleh
Malaysia tidak direspons dalam bentuk rasa nasionalisme yang sempit.

“[Lakukan] inventarisasi. [Cari tahu] bagaimana sejarah perkembangannya. Itu harus dipahami,” kata Insan saat dihubungi melalui telepon genggamnya Senin, 18 Juni 2012.





Sebagai negara yang besar, ujarnya, Indonesia tentunya memiliki banyak memiliki warisan budaya. Oleh karenanya harus dilakukan inventarisasi hingga detil.

Untuk itu, ujarnya, perlu ada penelusuran sejarah dan pengetahuan tentang budaya tradisional yang ada di Indonesia.

“[Guna melakukan inventarisasi tersebut lakukan] koordinasi [dibawah] menko,” kata Insan.

Seperti diketahui tari Tor-tor dan alat musik Gondang Sambilan (Sembilan Gendang) dari Mandailing, Sumatera Utara, diklaim sebagai salah satu warisan budaya negara Malaysia.(api)

Bisnis Indonesia
00:29 | 0 komentar | Read More

Klaim Malaysia atas Tor-tor Justru Positif


Klaim Malaysia atas tari Tor-tor dan Paluan Gondang Sambilan dari Tanah Batak dianggap seniman Mandailing, Herman Rangkuti, sebagai momen positif untuk mengangkat budaya Batak sebagai warisan dunia.

"Kami melihat hal ini dari sisi positif saja untuk mengangkat Tor-tor Batak sebagai warisan dunia," kata dia ketika dihubungi di Jakarta, Senin (18/6/2012).

Herman mengimbau kepada pemerintah agar memperhatikan dan mengangkat Tor-tor dan Paluan Gondang Sambilan. "Bisa saja melayangkan protes, tapi harus segera diperhatikan dan diangkat agar tidak diklaim," ujar dia.





Menurut Herman, dilihat dari segi sejarahnya, Malaysia tidak mungkin memiliki tarian Tor-tor dan Paluan Gondang Sambilan karena suku Mandailing sudah ada di Tanah Batak walaupun ada yang bermigrasi ke Malaysia.

Tarian Tor-tor, menurut Herman, memiliki nilai budaya dan sejarah yang tinggi sampai orang luar pun mau mengakuinya. "Tidak mungkin mereka mau mengakui begitu saja jika nilainya tidak tinggi," tambah dia.

Herman mengatakan, Himpunan Keluarga Mandailing di Jakarta sedang berkoordinasi terkait rencana klaim Malaysia terhadap tari Tor-tor dan Paluan Gondang Sambilan.

KOMPAS
00:14 | 0 komentar | Read More

TOR-TOR DIKLAIM MALAYSIA: Pernasindo nilai wibawa Indonesia melemah


Salah satu pendiri Perhimpunan Nasionalis Indonesia Ricky Avenzora menyatakan, munculnya kembali klaim pihak asing terhadap kebudayaan Bangsa Indonesia menunjukkan sangat lemahnya kewibawaan dan kesadaran bangsa secara keseluruhan.

"Tidak akan ada satu bangsa lainnya pun yang akan berani mengklaim budaya Bangsa Indonesia jika bangsa Indonesia mempunyai kesadaran yang baik dalam menjaga nilai budaya yang dimilikinya," kata Ricky yang salah satu di antara 88 tokoh pendiri Perhimpunan Nasionalis Indonesia (Pernasindo) itu di Bogor, Jawa Barat, Selasa.

Malaysia kembali membuat hubungan dengan Indonesia "menghangat" berkaitan dengan rencana klaim Malaysia atas tarian Tor-Tor dan alat musik Gondang Sembilan yang berasal dari masyarakat Mandailing, Sumatra Utara.





Ricky Avenzora, yang juga Ketua Program Studi Pascasarjana Manajemen Ekowisata dan Jasa Lingkungan (MEJL) Fakultas Kehutanan IPB itu menjelaskan bahwa klaim itu sebenarnya juga mengindikasikan tentang sangat tingginya nilai berbagai nilai budaya yang dimiliki Bangsa Indonesia.

Hanya saja, kata dia, dalam waktu bersamaan juga menunjukkan sangat lemahnya kewibawaan dan kesadaran bangsa Indonesia secara keseluruhan.

Menurut dia, kesadaran atas adat dan budaya bangsa haruslah dibangun hingga ada penguasaan makna dan filosofi dari setiap adat dan budaya itu.

Ia mengemukakan perlunya kesadaran bahwa menjaga adat dan budaya tidak sebatas pada penyelenggaraan berbagai pentas seni dan budaya yang marak dilakukan banyak pihak akhir-akhir ini, maupun hanya penyelenggaraan materi pendidikan dalam bentuk muatan lokal yang telah berjalan lebih dari satu dekade ini.

"Adat dan budaya haruslah dibangun dan dibina untuk `hidup dan mengejawantahnya` adat dan budaya tersebut dalam kehidupan sehari-hari seluruh masyarakat," katanya.

Selama ini, katanya, banyak pihak telah lebih cenderung menghabiskan waktu, energi, dan biaya untuk berkutat hanya dalam manajemen pendidikan dan budaya.

Kerancuan pemahaman dan visi pembangunan pendidikan serta budaya tersebut, katanya, sangat jelas terlihat pada berbagai peraturan perundang-undangan terkait maupun berbagai bentuk aktivitas yang ada, demikian Ricky Avenzora.

Sebanyak 88 tokoh nasional, pada awal Juni 2006 mendeklarasikan Pernasindo, di mana Kwik Kian Gie menjadi Ketua Presidium, yakni sebuah perhimpunan yang diharapkan dapat menjadi organisasi pemikir visi kebangsaan itu, ingin mendorong kemandirian bangsa.

Di antara tokoh deklarator adalah mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin, sejarawan LIPI Asvi Warman Adam, Christianus Siner Key Timu dari Petisi 50, Guruh Soekarnoputra, Jaya Suprana, Marissa Haque. (Antara/faa)

Bisnis Indonesia
00:05 | 0 komentar | Read More

Malaysia Ingin Klaim Tari Tor-tor?


Pemerintah Malaysia ingin mengakui Tari Tor-tor dan alat musik Gondang Sambilan (Sembilan Gendang) dari Mandailing sebagai salah satu warisan budaya negara tersebut.

Kantor berita Bernama di Malaysia menyebutkan, Menteri Penerangan Komunikasi dan Kebudayaan Datuk Seri Rais Yatim berencana mendaftarkan kedua budaya masyarakat Sumatera Utara itu dalam Seksyen 67 Akta Warisan Kebangsaan 2005.

"Tetapi (pengiktirafan ini) dengan syarat, pertunjukan berkala mesti ditunjukkan, bermakna tarian mestilah ditunjukkan, paluan gendang dipelbagaikan dalam pertunjukan di khalayak ramai," kata Rais dalam acara peresmian Perhimpunan Anak-Anak Mandailing di Kuala Lumpur sebagaimana diberitakan situs Bernama, Kamis (14/6/2012).





Dalam situs itu disebutkan pula bahwa rencana itu penting dilakukan untuk memperjuangkan seni dan budaya masyarakat Mandailing. Upaya ini juga bertujuan membuka wawasan warga di negara tersebut tentang asal usul mereka.

Masyarakat Sumatera Utara, Indonesia, mengenal Tari Tor-tor sebagai salah satu bagian dalam upacara-upacara adat untuk menghormati para leluhur. Adapun Mandailing merupakan salah satu suku di Sumatera Utara.

KOMPAS.
23:56 | 0 komentar | Read More

TOR TOR DIKLAIM MALAYSIA: Pemerintah pusat dan provinsi mesti proaktif


Ditjen Kebudayaan, Ditjen HKI bersama dengan Dinas Kebudayaan di tingkat provinsi dan kabupaten agar proaktif mendata seni tari, seni musik, dan seni lukis asli Indonesia.

Praktisi Hak atas kekayaan Intelektual (HaKi) Insan Budi Maulana mengatakan koordinasi pendataan seni budaya oleh 2 ditjen yang ada di dua kementerian bersama pemerintah provinsi diperlukan, agar klaim atas budaya asli Indonesia oleh negara lain tidak terulang kembali.

"Supaya tidak terulang lagi klaim dari negara lain, seharusnya Mendiknas [Dirjen Kebudayaan], Menkumham [Dirjen HKI] bersama Dinas Kebudayaan Provinsi dan kabupaten proaktif mendata seni tari, seni musik, seni lukis yang asli Indonesia," kata Insan melalui email yang diterima Bisnis Selasa, 19 Juni 2012.





Seperti diketahui Malaysia kembali membuat hubungan dengan Indonesia 'menghangat' berkaitan dengan rencana klaim Malaysia atas tarian Tor-Tor dan alat musik Gondang Sembilan yang berasal dari masyarakat Mandailing, Sumatra Utara.

Ricky Avenzora, Ketua Program Studi Pascasarjana Manajemen Ekowisata dan Jasa Lingkungan (MEJL) Fakultas Kehutanan IPB menjelaskan klaim itu juga mengindikasikan tentang sangat tingginya nilai berbagai budaya yang dimiliki Bangsa Indonesia.

Hanya saja, kata dia, dalam waktu bersamaan juga menunjukkan sangat lemahnya kewibawaan dan kesadaran bangsa Indonesia secara keseluruhan.(api)

Bisnis Indonesia
22:58 | 0 komentar | Read More

Soal Tor-Tor, RI tak perlu marahi Malaysia


Pemerintah Indonesia tidak perlu marah terhadap klaim Malaysia yang akan mendaftarkan tarian Tor-tor sebagai salah satu warisan budaya negara tersebut. Cukup melakukan konter melalui nota diplomatik.

Anggota DPR, Effendi Simbolon mengatakan dengan mengajukan nota diplomatik, maka Pemerintah Indonesia akan mendapatkan jawaban yang jelas atas isu yang cukup kontroverisal tersebut.

“Pemerintah harusnya mengirim nota diplomatik untuk mengkonter isu yang berkembang tersebut,” ujar Effendi yang juga menjabat sebagai Raja (Ketua) Bolon seluruh Indonesia (Punguan Simbolon Dohot Boruna Se-Indonesia/PSBI), Senin (18/6/2012).





Dia menilai Tor-tor bukanlah sekedar tarian, tetapi penyatuan nilai-nilai budaya dan agama tradisional orang Batak yang terus-menerus dijaga hingga sekarang. Tarian tersebut juga mengandung unsur ritual yang tidak bisa ditarikan semua orang karena nilai-nilai sakralnya.

Lebih jauh Effendi mengingatkan agar masyarakat tidak perlu marah atas klaim tersebut. Malah dia menilai klaim tersebut sebagai sebuah blessing bagi pemerintah agar lebih sadar akan nilai-nilai kebudayaan bangsa sendiri.

“Bukan kita marah, tapi kita harus menganggap sebuah blessing sehingga pemerintah lebih aktif menginventarisir aset-aset budaya bangsa,” ujar Effendi.

Dia menambahkan Presiden SBY harusnya berterima kasih karena diingatkan oleh Malaysia bahwa satu bangsa harus menginventarisir aset budayanya dan mendaftarkan ke badan dunia seperti Unesco.

Menteri Penerangan, Kebudayaan, dan Komunuikasi Malaysia, Rais Yatim dilaporkan akan mendaftarkan tarian Tor-tor dan alat musik gondang 9 milik masyarakat Sumatra Utara itu dalam Seksyen 67 Akta Warisan Kebangsaan 2005. Akan tetapi pengakuan itu dengan syarat harus ada pertunjukan berkala, ujarnya seusai peluncuran komunitas pertemuan masyarakat Mandailing di Malaysia, Kamis, 14 Juni 2012 lalu.

Dengan syarat itu, kata Rais, tarian dan paluan gendang harus dimainkan di depan publik. Rais, menurut satu media massa lokal menyatakan bahwa promosi seni dan budaya Mandailing penting. Promosi itu bisa mengungkap asal-usul mereka, selain membina kesatuan dengan masyarakat lainnya, ujarnya.

Masyarakat Sumatera Utara mengenal tari Tortor sebagai bagian dari upacara adat untuk menghormati para leluhur. Adapun Mandailing merupakan salah satu suku di Sumatera Utara.

Bisnis Indonesia
22:46 | 0 komentar | Read More

Putri Kota Pematangsiantar Duta Sumut ke Pemilihan Puteri Indonesia


Sabrina Chairunnisam, duta Sumut ke ajang pemilihan putri Indonesia tahun 2011, audensi ke rumah dinas Walikota Pematangsiantar Hulman Sitorus SE di Jalan MH. Sitorus, Jumat (9/9).
Dalam pertemuan itu Walikota Hulman Sitorus SE didampingi Sekda Drs. Donver Panggabean M. Si, Kadispora Drs. Tuahman Saragih dan Kabag Humas Drs Daniel Siregar.

Walikota mengakui terharu mendengarkan Sabrina Chairunnisa, mampu menjadi duta Sumut ke ajang pemilihan putri Indonesia.





"Saya meminta kepada seluruh masyarakat Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun agar dapat mendukung sepenuhnya Sabrina Chairunnisa menjadi puteri Indonesia", pinta walikota.

Walikota mengharapkan, kelak, Sabrina Charunnisa bisa menjadi citra Kota Pematangsiantar dengan menampilkan budaya Simalungun, untuk mengharumkan daerah Provinsi Sumut.

Hulman Sitorus mengakui potensi seni budaya dan pariwisata kita sangat besar. Sebap itu, mewakili masyarakat Kota Pematangsiantar sangat berterima kasih kepada Sabrina Chairunnisa yang menampilkan budaya Simalungun dan juga meminta, agar puteri pasangan Irwan Hasbullah dan Aminah Nasution itu dapat mengkampanyekan keanekaragaman kebudayaan yang ada di kota Pematangsiantar, tukas Hulman Sitorus seraya mengatakan akan menugaskan secara khusus Kadis Porabudpar untuk menggalang dukungan kepada Sabrina Chairunnisa.

Sabrina Chairunnisa mengakui, bangga dan merasa lega serta semakin percaya diri mengikuti kontes bergengsi itu nantiinya menyusul dukungan secara langsung diberikan walikota Pematangsiantar Hulman Sitorus, SE.

"Apresiasi yang diberikan Walikota Hulman Sitorus SE merupakan modal besar yang akan saya bawa", kata Sabrina seraya mengharapkan budaya Simalungun menjadi budaya yang dibanggakan.

Secara khusus, Sabrina Chairunnisa meminta kehadiran Walikota Pematangsiantar Hulman Sitorus SE pada acara grand final dan mengakui dirinya sudah siap menghadapi acara bergengsi itu. (tps)

Biofile

Nama Lengkap: Sabrina Chairunnisa
Panggilan: Sabrina
Lahir: Medan, 19 November 1992
Pendidikan: Mahasiswi Jurusan Desain Komunikasi Visual Trisakti
Cita-cita: Putri Indonesia, psikolog
Hobi: baca, modelling, renang, dan travelling
Ayah: Irwan Hasbullah
Ibu: Aminah Nasution
Email: chairunnisa sabrina@ymail.com
Fb: Fanpage Sabrina Chairunnisa
Twitter: @SabrinaChaa
Alamat: Jalan Tanjungsari, Medan

Prestasi
Putri Sumut 2011
Pemain Sinetron Kepongpong sebagai Brenda 2008-2009
Pemain FTV sinema Romantis 2008
Model Iklan Suzuki Night Rider 2008
Model Iklan Joytea 2008

(Analisa)
21:41 | 0 komentar | Read More

Anggota DPR asal Sumatera Utara, Ruhut Sitompul,Tak Ambil Pusing Isu Klaim Tari Tortor


Muncul kabar Malaysia kembali mengklaim warisan budaya bangsa Indonesia. Kali ini, negeri jiran itu akan memasukkan seni dan budaya dari Sumatera Utara, yakni tari Tor-tor dan alat musik gondang sambilan (sembilan gendang), sebagai warisan budaya mereka.

Anggota DPR asal Sumatera Utara, Ruhut Sitompul, mengaku tak mau ambil pusing dengan klaim itu. Menurutnya, sikap main klaim itu membuktikan bahwa Malaysia tidak punya jati diri.

"Malaysia cuma cari perhatian saja, cari perhatian dunia. Kita banyak kerjaan lain, ngapain negeri se-kecamatan Mampang dipikirin," kata Ruhut , Minggu 17 Juni 2012.





Politikus dari Partai Demokrat ini menambahkan, klaim Malaysia terhadap tarian asal Sumatera Utara itu justru hanya akan membuat imej Malaysia makin buruk. Bahwa, negeri Jiran itu benar-benar sebagai negeri yang hanya mengakui budaya negeri lain.

"Dunia punya perpustakaan, dunia tahu. Tahu itu kebudayaan asli negeri kita. Malaysia ditertawakan dunia," ucapnya.

Bahkan dia menilai, aksi klaim-klaim berbagai seni dan budaya bangsa Indonesia adalah bagian dari upaya mengkampanyekan pariwisata Malaysia.

"Itu dilakukan untuk promosi, kampanye dagang. Anjing menggonggong kafila tetap berlalu. Kita anggap negara itu lucu-lucuan," tuturnya. "Kasih saja shock therapy, kita ganyang," tambahnya.

Rencana memasukkan tari Tor-tor dan Gordang Sambilan sebagai peninggalan nasional Malaysia disampaikan oleh Menteri Informasi, Komunikasi, dan Kebudayaan Malaysia, Datuk Seri Rais Yatim. Malaysia akan meregistrasi kebudayaan itu berdasarkan Bab 67 Undang-undang Peninggalan Nasional 2005.

"Pertunjukan periodik harus diadakan. Artinya, tarian harus disajikan sementara irama gendang harus dimainkan di depan publik," kata Datuk Seri Rais Yatim. (ren)

VIVAnews
20:35 | 0 komentar | Read More

Malaysia Tak Bisa Klaim Tor-tor


Pemerintah Malaysia berencana mendaftar Tor-tor dan Gondang Sambilan dari masyarakat Mandailing sebagai warisan negara Malaysia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan langkah Malaysia itu tidak bisa dibenarkan karena budaya tersebut milik Indonesia.

"Kalau sampai mengklaim, itu tidak dapat dibenarkan atau bahasa diplomatisnya, sangat disayangkan," kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ibnu Hamad, dalam perbincangan dengan VIVAnews, Senin 18 Juni 2012.

Ibnu pagi ini sedang bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh untuk menghadiri Festival dan Lomba Seni Nasional di Lombok, Nusa Tenggara Barat. M Nuh, kata Ibnu, dalam pidato di hadapan para peserta menyinggung Malaysia yang akan mengklaim tari Tor-tor dan Gondang Sambilan yang di Malaysia disebut Gordang Sambilan.





"Pak Menteri tadi dalam pidatonya juga menyinggung soal itu. Menurut Pak Menteri, kalau pemerintah Malaysia bermaksud mengembangkan seperti mempertunjukkan, itu silakan. Karena dengan begitu, budaya kita juga akan dikenal di luar," kata Ibnu.

Situs berita Malaysia, Bernama, pada 14 Juni 2012 lalu menulis tentang rencana mendaftarkan tarian Tor-tor dan Gondang Sambilan. Hal itu disampaikan Menteri Penerangan Komunikasi dan Kebudayaan Datuk Seri Dr Rais Yatim.

"Tetapi (pengiktirafan ini) dengan syarat, pertunjukan berkala mesti ditunjukkan, bermakna tarian mestilah ditunjukkan, paluan gendang dipelbagaikan dalam pertunjukan di khalayak ramai," kata Rais usai meresmikan Perhimpunan Anak-Anak Mandailing.

Dua kebudayaan asal Mandailing, Sumatera Utara, itu akan didaftarkan mengikuti Seksyen 67 Akta Warisan Kebangsaan 2005 di Malaysia. (ren)

VIVAnews
20:33 | 0 komentar | Read More

Tari Tor-tor Beda Karakter dengan Malaysia


Klaim Malaysia terhadap budaya bangsa Indonesia tidak berhenti pada tari Reog Ponorogo dari Jawa Timur dan tari Pendet dari Bali. Kali ini, muncul kabar pemerintah negeri Jiran itu juga mengklaim tari Tor-tor dan Gordang Sambilan sebagai peninggalan nasionalnya.

Terang saja, klaim ini membuat kalangan politisi di tanah air gerah. Salah satunya anggota Komisi X DPR yang membidangi Pendidikan, Kepemudaan, Olahraga, Kesenian dan Kebudayaan, Eko Hendro Purnomo.

Anggota fraksi PAN ini menyatakan bahwa klaim Malaysia atas tari asli Indonesia itu patut disayangkan. Karena menurutnya, tari Tor-tor yang kerap menjadi bagian dari seremoni adat Batak jelas tidak ada sambungan dengan tradisi kultural Malaysia.





"Tari Tor-tor itu jauh beda dengan karakter kultur yang ada di Malaysia," ujar Eko saat dihubungi VIVAnews, Minggu 14 Juni 2012. Karena itu, dia meminta agar Malaysia menghentikan aksi klaim atas seni dan budaya bangsa Indonesia.

Selain itu, dia juga mengingatkan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, harus bekerjasama lebih sinergis menyelamatkan seluruh kesenian dan kebudayaan nusantara. Seni dan budaya di Indonesia begitu beragam, harus segera mendapat paten.

"Sejak 2009 saya sudah minta pemerintah untuk bisa fokus mempertahankan seni dan budaya kita. Sebab kalau tidak, kejadian klaim-klaim atas kekayaan seni budaya kita bisa terus terulang," kata.

Di sisi lain, seluruh pemda dan masyarakat setempat juga mesti menghidupkan kesenian dan kebudayaan miliknya.

"Kalau biasanya tarian, misalkan seperti Tor-tor, biasanya ditampilkan hanya saat turis datang, cobalah itu digunakan juga untuk upacara lain seperti pengangkatan," tuturnya.

"Pemda dan masyarakat juga bisa mengajukan usulan untuk membuat paten seni budaya," tambah Eko.

Rencana memasukkan tari Tor-tor dan Gordang Sambilan sebagai peninggalan nasional Malaysia disampaikan oleh Menteri Informasi, Komunikasi, dan Kebudayaan Malaysia, Datuk Seri Rais Yatim. Malaysia akan meregistrasi kebudayaan itu berdasarkan Bab 67 Undang-undang Peninggalan Nasional 2005.

"Pertunjukan periodik harus diadakan. Artinya, tarian harus disajikan sementara irama gendang harus dimainkan di depan publik," kata Datuk Seri Rais Yatim. (ren)

VIVAnews
20:32 | 0 komentar | Read More

Giliran Tari Tor-tor Batak Diklaim Malaysia


Malaysia kembali mengklaim hasil kebudayaan asli Indonesia menjadi miliknya. Kali ini, negeri jiran itu akan memasukkan tari Tor-tor dan Gordang Sambilan sebagai peninggalan nasional mereka.

Di Indonesia, dua kesenian itu dikenal sebagai kebudayaan masyarakat Batak, Sumatera Utara. Bahkan, tari Tor-tor selalu ditarikan dalam upacara adat masyarakat Batak.

Namun kini, Malaysia dengan berani akan meregistrasi kebudayaan itu berdasarkan Bab 67 Undang-undang Peninggalan Nasional 2005.





"Pertunjukan periodik harus diadakan. Artinya, tarian harus disajikan sementara irama gendang harus dimainkan di depan publik," kata Menteri Informasi, Komunikasi, dan Kebudayaan Malaysia, Datuk Seri Rais Yatim sebagaimana dikutip laman Bernama.

Menurut Rais, mempromosikan kebudayaan dan seni Mandailing sangat penting, sebab bisa mengungkap asal-usulnya. Selain itu bisa mempererat persatuan dan kesatuan dengan masyarakat lainnya.

Sejalan dengan konsep Malaysia, upaya masyarakat Mandailing untuk mengangkat seni dan budaya mereka telah didukung oleh kementerian untuk diakui dan dikenalkan ke publik Malaysia.

Sebelumnya, Malaysia pernah mengklaim sejumlah kesenian asal Indonesia sebagai milik mereka. Malaysia pernah menampilkan tari Pendet asal Bali dalam video iklan 'Enigmatic Malaysia' di Discovery Channel.

Aksi ini memancing reaksi keras dari masyarakat Indonesia. Bahkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat itu sempat marah atas klaim itu. Budayawan Malaysia juga menyesalkan klaim ini. Namun, Malaysia berkilah iklan pariwisata itu yang membuat bukan negaranya, melainkan pihak Discovery Channel.

Selain tari Pendet, Malaysia juga pernah mengklaim tari Reog asal Ponorogo, Jawa Timur dan sejumlah kebudayaan Indonesia lainnya. (eh)

VIVAnews
20:30 | 0 komentar | Read More

Klaim Tor-tor Kesalahan Terbesar Malaysia


Pemerintah Malaysia berencana mendaftarkan tarian Tor-tor dan Paluan Gondang Sambilan dari Mandailing, Sumatera Utara, sebagai warisan kebudayaan Malaysia. Langkah Malaysia yang memformalkan dua kebudayaan Indonesia itu adalah kesalahan terbesar.

"Kesalahan terbesar pemerintah Malaysia adalah memformalkan. Ini merupakan tindakan provokatif dan agresif di bidang kebudayaan terhadap Indonesia," kata Guru Besar Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, dalam keterangan tertulis, Senin 18 Juni 2012.

Menurut Hikmahanto, tarian Tor-Tor dan Paluan Gondang Sambilan yang akan dikembangkan Malaysia sebagai satu cabang warisan negara di Malaysia harus memperhatikan sensitifitas rakyat Indonesia. Memang dua tarian itu diusulkan oleh komunitas Mandailing di Malaysia.





Masyarakat asal Mandailing yang merantau bisa saja mempraktekan budaya yang mereka miliki namun jangan sampai Malaysia sebagai negara memformalkan sebagai "milik" negara itu. Langkah itu dinilai salah besar.

"Ini berbeda dengan yang terjadi di Indonesia dimana komunitas China Indonesia memprekatekan budayanya, semisal Barongsay. Namun pemerintah Indonesia tidak memformalkan sebagai miliknya," kata dia lagi.

Sensitifitas pemerintah Malaysia diperlukan karena dalam hubungan bertetangga yang mengalami pasang surut pasti publik Indonesia akan marah. Dalam pengalaman sebelumnya, pemerintah Indonesia terkadang membutuhkan waktu untuk membendung kemarahan publik terhadap Malaysia. Sebagai akibat kepentingan Malaysia di Indonesiapun terancam.

Tindakan pemerintah Malaysiapun dinilai tidak sejalan dengan solidaritas ASEAN dan keinginan untuk membangun masyarakat ASEAN. Publik Indonesia akan menolak pembentukan masyarakat ASEAN karena kekhawatiran mereka akan menjadi pecundang diantara negara-negara ASEAN yang ada.

"Untuk itu tindakan awal agar permasalah ini tidak berkembang secara liar adalah antar Menteri Luar Negeri kedua negara melakukan komunikasi. Komunikasi untuk klarifikasi dan pernyataan bersama agar tidak ada salah pengertian," ujar Hikmahanto.

Dia berharap, pemerintah Malaysia mengurungkan upaya memformalkan tarian Tor-Tor dan Paluan Gondang Sambilan demi menjaga keutuhan hubungan antar negara dan eksistensi ASEAN.

VIVAnews
20:27 | 0 komentar | Read More

Jasad Calon Pengantin Terbujur Kaku di Kebun Karet Huta Rumasua Nagori Pardomuan Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun


Jasad Yayu Nurhayati (20), warga Huta Rumasua Nagori Pardomuan Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun ditemukan di perkebunan sawit, Minggu (3/6/2012) sekira pukul 06.30 WIB. Maruba Tindaon (32) melihat jasad korban saat hendak maragat (mengambil tuak di pohon aren).

Kondisi korban terbujur kaku di tengah kebun sawikt yang hanya berjarak 100 meter dari jalan raya di Huta Sipalaka Nagori Pardomuan Kecamatan Pematang Bandar. Melihat kondisi korban dan mengenalinya, Maruba langsung menghubungi pihak keluarga, kemenakan korban Sofyan Hadi.

Sofyan yang kemudian melaporkan kepada kepolisian sektor Perdagangan dan menuju tempat kejadian perkara (TKP).





"Kami temukan dia (korban) terlentang, seperti sudah dirapikan. Sweeternya dililitkan di lehernya," ujar Sofyan yang ditemui di RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar menunggu pihak forensik melakukan otopsi.

Diceritakan Sofyan, Yayu meninggalkan rumah sekitar pukul 17.00 WIB, Sabtu (2/5/2012) yang mengatakan ingin ke warung. Anak kelima dari lima bersaudara ini keluar rumah mengenakan sweeter putih.

"Saat berjalan ke arah Kede kak Yanti, Herman sempat menanyakan mau kemana dia. Dijawabnya mau ke Kede," katanya menceritakan.

Hanya saja, saat di warung Yanti, Yayu juga tidak mampir dan melintas sambil menelepon seseorang menggunakan ponselnya.

"Saat itu Yanti juga bertanya mau kemana, Yayu menjawab mau ke arah perladangan," katanya.
Sofyan juga mengatakan Yayu sebulan lalu telah dilamar pacarnya, orang Mandoge. Namun, ia tidak tahu siapa nama calon suami Yayu itu. Menurut Rencana, Yayu akan menikah pada 23 Juni mendatang.

Menurut abang sepupu korban, Syafii (49) sosok Yayu adalah seorang yang ramah, dan sopan. Sebelumnya bekerja di perusahaan, namun sejak dilamar, Yayu tidak bekerja lagi. Dan membantu orangtuanya membuat emping melinjo.

Sejak malam hari telah dilakukan pencarian oleh warga kampung. Bahkan menanyakan ke dukun atau orang pintar juga dilakukan hingga tiga tempat. "Dikatakan, di sekitar kampung itu terbaring. Itu jawaban ketiganya," katanya.

Saat jasad ditemukan, HP korban tidak ada lagi disana. Dan dari kantong celana pendek jeans biru ditemukan uang Rp 1.500. Sementara sandal korban berada tidak jauh dari jasad.

Sementara itu, setelah dilakukan otopsi, ditemukan bekas berbentuk luka melingkar di leher. Sehingga, diduga penyebab kematian akibat dijerat. Namun, luka tidak begitu jelas karena dililit terlebih dahulu dengan sweeter.

TRIBUNNEWS
18:42 | 0 komentar | Read More

Biodata Profile Sabrina Chairunnisa Putri Sumut 2011


Biodata Singkat
a. Nama lengkap : Sabrina Chairunnisa
b. Nama Panggilan : Saby
c. Tempat / Tanggal lahir : 19 November 1992
d. Pendidikan : Fakultas Design Komunikasi Visual Universitas Trisakti
e. Tinggi badan : 173 cm
f. Berat badan : 51 kg
g. Hobby : traveling, membaca, dan berenang
h. Prestasi
- Juara 1 Idola Cilik dan Remaja Indonesia kategori Remaja Putri Tingkat Nasional
- Juara 1 Cerdas Cermat Tingkat SMP
- Menjadi bintang iklan Suzuki Night Rider, League, Softex, Joytea
- Membintangi beberapa FTV
- Menjadi pemeran tokoh Brenda dalam sinetron "Kepompong"





Ceritakan tentang siapa diri Anda dan kegiatan sehari-hari Anda, termasuk pendidikan terakhir Anda.
Sejak kecil, banyak keluarga dan kerabat yang bilang bahwa saya tampak berbakat, soalnya dari kecil saya ini super bawel dan aktif. Sewaktu SMP bakat itu makin terlihat ketika saya terpilih menjadi menjadi juara satu Idola Cilik dan Remaja Indonesia kategori Remaja Putri Tingkat Nasional. Saya itu seseorang yang cukup punya semangat besar dalam menggapai yang saya inginkan, karena saya yakin dengan usaha keras dan doa semua bisa kita raih
Saya angat bersyukur karena banyak hal yang sudah saya raih dalam hidup, melalu proses yang tidak mudah dan perjalanan panjang, contohnya menjadi Puteri Sumut ini. Selain itu dalam karir juga, saya dipercaya untuk berperan sebagai Brenda dalam sinteron "Kepompong" pada tahun 2009, dan merupakan brand ambasador iklan Suzuki Night Rider, serta beberapa FTV yang pernah saya mainkan.

Apa pendapat teman-teman dekat tentang diri Anda?
Keluarga, teman, sahabat, serta semua orang yang saya sayangi sangat senang dan surprise sekali. Saya sendiri tidak berbangga hati atas apa yang saya raih tapi saya bahagia, karena semua orang yang sayang dengan saya bisa bangga melihat sosok Sabrina. I think it's amazing. Dan kalau boleh cerita sedikit, nasihat yang paling memacu saya untuk bisa menjadi Puteri Indonesia Sumut 2011 adalah sebagai manusia kita pasti pernah mengalami yang namanya salah paham atau beselisih dengan orang lain. Nasihat itu datang dari seseorang yang luar biasa menurut saya yang mengajarkan saya selalu memiliki kerendahan hati dan berjiwa besar. Dan tanpa sadar nasihat Beliau tersebut menghantarkan saya menjadi Puteri Indonesia Sumut 2011. Dia orang yang hebat di mata saya.


Pernahkah terpikirkan untuk mengikuti Puteri Indonesia ketika masih kecil?
He he he he ya banget. Kalau tidak salah aku pertama kali ingin ikut Puteri Indonesia itu tahun 2004 waktu itu pemenangnya Artika Sari Devi. Saya masih SD kelas 6 ketika itu, melihat 3B yang mereka miliki, secara tidak langsung saya saat itu termotivasi untuk mengikuti ajang Puteri Indonesia ketika dewasa kelak.

Ceritakan sedikit tentang provinsi Anda yang ingin Anda kenalkan ke publik.
Banyak sekali. Sumatera Utara itu mempunyai keunikan tersendiri diantara memiliki lebih dari 7 suku asli. Saya akan memperkenalkan budaya Sumut yang begitu beraneka ragam dan luar biasa dengan pariwisata sebagai sasaran utamanya. Di Sumut kita tahu ada danau terbesar se-Asia Tenggara, Danau Toba. Di tengah danau tersebut masih ada pulau yang luar biasa kebudayaan didalamnya yaitu Pulau Samosir. Di Nias juga ada pantai namanya Pantai Sorake. Keindahan pantai ini juga terkenal tidak kalah menariknya dengan pantai lain dalam berselancar. Bicara soal makanan di Sumut hmmmm ... kalau kata orang Medan 'mantab kali bah'. Tarian daerah Sumut juga begitu luar biasa, dan untuk seni suara daerah Sumut-lah salah satu jagoannya.


Menjelang Puteri Indonesia 2011, apa saja persiapan yang Anda lakukan?
Pesiapan saya sejauh ini dengan belajar, dan terus menambah wawasan, menjaga kesehatan, dan kebugaran tubuh, dan persiapan mental. Serta segala persiapan karantina. Dan yang paling penting adalah doa. Saya juga cukup excited menyambut Puteri Indonesia 2011 ini dan sedikit tidak sabar menanti semua mimpi-mimpi saya.

Siapakah Beauty Queen favorit Anda dan apakah alasannya?
Artika Sari Devi pastinya. Dia yang membuat saya termotivasi. She's so beautiful, smart, and she has good attitude.


Apa makna cantik bagi Anda?
Cantik itu menurut saya adalah ketika kecantikan hati, pikiran, dan sikap kita bisa saling berkesinambungan. Saya yakin setiap wanita dianugrahi kecantikan oleh Allah jadi kita harus bangga sebagai seorang wanita.

Apakah kutipan atau kata-kata bijak favorit Anda?
Kutipan yang saya sukai adalah "jadilah orang yang berguna/bermanfaat untuk orang lain dan lingkungan sekitar". Tapi kalo untuk kutipan yang saya miliki sendiri, "Selalu memiliki kejujuran ketulusan dan keihklasan dalam hidup karena dengan 3 sikap tersebut tidak ada yang sia-sia dalam hidup".

Indonesian Pageants
08:14 | 0 komentar | Read More

Ini Dia 4 Cara Hindari Masalah Asmara di Media Sosial Facebook atau Twitter.


Dedy Sulistiyanto sampai harus putus dengan pacarnya gara-gara terlalu aktif di Twitter. Lucy berpendapat, tingkat perselingkuhan jadi meningkat tajam sejak adanya Facebook. Sementara itu, Rina hampir saja putus dengan pacarnya karena ia masih menyimpan fotonya bersama mantan di Facebook.

Sebenarnya, kerumitan-kerumitan seperti ini bisa dihindari dengan mudah. Pertengkaran karena media sosial, sangat tidak perlu terjadi. Masih lebih banyak hal seru yang bisa kalian lakukan berdua daripada berdebat tentang tweet.

Inilah beberapa cara agar kamu dan pasanganmu tidak bertengkar hanya karena masalah-masalah sepele di media sosial.





Percaya
Jika tercipta kepercayaan di antara kalian, niscaya tidak akan ada komentar, "Siapa sih dia? Kok sering banget mention kamu," atau, "Kok kamu masih simpan foto berdua mantan kamu di Facebook?" atau, "Itu kamu foto sama siapa di Instagram?"

Hukum paling dasar dari sebuah hubungan adalah, kepercayaan. Bila poin ini masih kamu miliki bersama pasangan kamu, tidak peduli sesering apa pacarmu mention, berbalas wall, dan Hangout dengan wanita lain, kamu tidak akan peduli. Toh kamu masih percaya dengannya.

Tapi ini tidak mudah.

Jangan kepo
Keuntungan dan juga kerugian dari media sosial adalah, hampir seluruh aktivitas kamu bisa dilacak. Mention, wall, foto, hingga pertemanan baru, semua dapat diketahui semudah membuka halaman profil.

Belum cukup? Jika kamu kepo (penasaran) dalam kadar dan dedikasi tinggi, kamu bisa gunakan mesin pencari di setiap media sosial. Cukup masukkan hashtag, username, atau bahkan keyword tertentu. Begitu mudah untuk kepo di media sosial.

Tapi ada baiknya kamu tidak memanfaatkan fitur-fitur ini berlebihan. Tidak perlu memeriksa siapa saja yang hari ini mention pacarmu —> lalu menemukan username wanita yang berkali-kali mention dia —> yang lalu kamu cari usernamenya di Twitter — dan mencari tahu lebih lanjut siapa dia, di mana dia kerja, seperti apa mukanya, dan apa hubungannya dengan pacarmu.

Setelah begitu banyak emosi dan pikiran yang kamu keluarkan, ternyata wanita ini hanya teman lama pacarmu. Bayangkan berapa banyak waktu, pertengkaran, dan emosi yang bisa kamu simpan jika kamu tidak kepo sedari awal.

Jangan saling follow
Jika kamu dan pasangan susah percaya satu sama lain — sementara hasrat penasaran juga tak bisa dikendalikan — mungkin sudah saatnya menjadi sedikit lebih dewasa.
Jangan berteman dengan pasanganmu di media sosial.

Mudah saja, hal ini untuk mengurangi masalah-masalah kecil yang dapat muncul saat kamu melihat tweet, wall, atau aktivitas dia lainnya di media sosial. Semua dapat dihindari jika kamu tak berteman dengannya. Kamu tak perlu melihat tweetnya di timeline kamu.

Kamu tak perlu melihat temannya menandai fotonya bersama teman wanita. Kamu tak perlu melihat ia meretweet @Yahoo_id yang berisi artikel "Empat Cara Hindari Masalah Asmara di Media Sosial".

Mungkin sesekali kamu akan meluangkan waktu untuk memeriksa profilnya, mungkin sesekali kamu akan bertanya padanya apa saja yang dia lakukan, mungkin sesekali kamu akan mempertanyakan beberapa maksud tweetnya, tapi saat itu kalian berdua sudah tidak terlalu peduli pada hal ini.

Kurangnya interaksi online akan membuat kalian berdua lebih memilih menghabiskan waktu berkualitas daripada mempermasalahkan tweet dan wall.

Jangan buat akun media sosial
Sudah tidak berteman, namun justru kamu semakin sulit percaya padanya? Kamu lebih sering memeriksa profilnya, tab mention, hingga mencoba masuk ke akunnya dan memeriksa pesan pribadinya?

Hmm, mungkin sudah saatnya kamu memikirkan untuk tidak menggunakan media sosial.

Apakah menggunakan media sosial membuat hubungan kalian lebih tenteram? Apakah Twitter menjadi tempat kalian berdua saling memberi semangat tiap pagi? Apakah Google+ menjadi tempat kamu Hangout berdua saat kalian jauh?

Apakah Facebook jadi tempat kalian mengunggah foto saat kencan? Jika ya, berarti Twitter, Facebook, dan semacamnya sudah membantu hubungan kalian menjadi lebih baik.

Apakah media sosial membuat kalian berdua menghabiskan waktu bersama kalian yang sedikit untuk bertengkar? Apakah kamu lebih memilih membalas mention mantan daripada mention pacarmu? Apa kamu lebih memilih membongkar akun pacarmu, daripada memberi ia semangat saat bekerja?

Apa kamu lebih sering mempermasalahkan fotonya di Facebook bersama teman-temannya daripada memujinya saat dia mengirimkan tautan videonya di YouTube yang khusus dibuat untukmu?

Jika ya, mungkin kamu perlu berpikir ulang tentang menggunakan media sosial.

Ada saran lain? Saya tunggu di kolom komentar, ya.

Yahoo She
08:14 | 0 komentar | Read More

Ada 5 Hal yang Tidak Boleh Dikatakan Lewat SMS


Apakah pesan singkat membuat kita lebih jujur? Atau memang ada hal yang lebih mudah jika dikatakan lewat SMS (atau BBM dan WhatsApp)? Para peneliti di University of Michigan berkata bahwa kita menjadi lebih terbuka terhadap informasi yang sensitif melalui pesan teks.

Meski demikian, ada lima hal yang tidak boleh diungkapkan lewat pesan teks. Selamanya.

1. "Sebaiknya kita putus saja"

Akuilah, kamu akan merasa sangat kesal jika seorang pria mengirim pesan itu kepadamu, begitu juga sebaliknya. Putus hubungan lewat SMS benar-benar tidak keren. Akan lebih baik jika kamu mengatakan langsung. Jangan takut, hadapi saja...





2. "Jangan bilang-bilang ya..."

Aturan umumnya, jika SMS/BBM/WhatsApp diawali dengan kata-kata di atas, maka JANGAN tekan tombol kirim. Rahasia seharusnya dibagi dengan langsung bertatap muka, jadi orang itu tidak akan bisa menyebarluaskan rahasia itu.

3. "Aku hamil"

Serius, jauhkan dirimu dari telepon seluler sekarang. Apa kamu benar-benar ingin memberikan pasanganmu momen “aku-akan-jadi-seorang-ayah” terjadi lewat iPhone? Bahkan, semua hal yang berhubungan dengan bagian tubuh wanita seharusnya tidak didiskusikan melalui pesan teks. Kecuali pesan-pesan seks untuk menggoda pasangan.

4. "Aku cinta kamu" (untuk pertama kalinya)

Jika kamu siap untuk “menembak” pasanganmu untuk pertama kalinya, TOLONG jangan lewat SMS. Di samping kamu tidak akan mendapat momen cinta yang sesungguhnya dengan pasangan, kamu juga tidak bisa kamu melihat reaksi pasanganmu! Bagaimana jika kamu mendapat balasan "Aku juga," atau sebuah ":)" — betapa sayang tidak bisa melihat langsung reaksi itu.

5. "Maafkan aku :("

Apakah kamu mau memaafkan seseorang yang meminta maaf lewat emoticon? Jika masalahnya benar-benar serius dan membuat kamu merasa sangat bersalah, katakan maaf langsung atau paling tidak lewat telepon. JANGAN PERNAH mencoba untuk berargumen lewat SMS sebab kata-kata sadis kamu lebih sulit dihapus. Tetapi jika masalahnya sepele — boleh deh minta maaf lewat SMS.

Pernahkah kamu menerima pesan menyebalkan seperti di atas? Atau mungkin kamu pikir ikon senyum cukup untuk menyelesaikan masalah?

Oleh Cosmopolitan.co.uk | Yahoo She
08:07 | 0 komentar | Read More

Followers