Custom Search

Museum Batak Diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono 18 Januari 2011

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan meresmikan Museum Batak di Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara pada 18 Januari 2011.

Dalam rapat teknis di kantor Gubernur Sumut di Medan, Selasa, Pelaksana Sekretaris Daerah Provisi (Sekdaprov) Sumut Hasiholan Silaen mengatakan, Presiden Yudhoyono dan rombongan direncanakan terbang langsung dari Jakarta ke Bandara Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara.

Setelah itu, Presiden dan rombongan direncanakan melalui jalan darat menuju lokasi Museum Batak di Balige.

Untuk memantapkan penyambutan Presiden Yudhoyono dan pelaksanaan peresmian itu, pihaknya akan mengoordinasikan kegiatan dengan pihak protokoler istana kepresidenan.

"Kita diundang untuk menghadiri rapat persiapan peresmian museum itu di Istana Negara, Rabu (5/1) pukul 14.00 WIB. Besok kami harus ke Jakarta," kata Hasiholan.

Menanggapai hal itu, Kepala Dinas Tanaga Kerja dan Transmigrasi Sumut Rapotan Tambunan menyebutkan bahwa kondisi Bandara Silangit cukup memprihatinkan.

Selain itu, kondisi jalan dari Bandara Silangit hingga Balige juga perlu diperbaiki sebelum dilintasi Presiden Yudhoyono dan rombongan. "Toiletnya kurang layak dan ruang VIP hanya berukuran 4x5 meter," katanya.

Berdasarkan keterangan itu, Sekdaprov Sumut Hasiholan Silaen memerintahkan agar Bandara Silangit dibenahi, termasuk infrasturuktur jalan menuju lokasi Museum Batak tersebut. "Jalan Balige-Silangit banyak yang berlobang, itu harus dibereskan setidaknya H-3," kata Hasiholan.

Ia menambahkan, Presiden Yudhoyono juga direncanakan akan meresmikan dua proyek lain yakni PLTA Asahan-1 dan pembangkit listrik di Simangkok.

Namun, penandatanganan prasasti kedua proyek tersebut hanya akan dilakukan di Balige tanpa peninjauan ke lokasi proyek.

Karena itu, pihaknya mengimbau agar pihak-pihak terkait dapat menyiapkan stan kedua proyek tersebut guna ditinjau Presiden Yudhoyono usai peresmian. "Harus ada stan proyek di Balige nantinya, biar bisa dilihat profil proyek secara jelas," kata Hasiholan.

Surat prasasti yang akan ditandatangani Presiden Yudhoyono itu akan ditembuskan ke Kementerian BUMN dan Dirut PLN.

Secara teknis, Hasiholan Silaen juga mengingatkan agar perwakilan masyarakat yang menyambut Presiden Ydhoyono menggunakan pakaian adat masing-masing daerah.

Sedangkan pengamanan terhadap kunjungan Presiden Yudhoyono itu akan dikoordinasikan dengan Kodam I Bukit Barisan.(KOMPAS)

Pesona BORU Batak


Followers