Custom Search

Politisi Demokrat Tere Pardede Mundur dari DPR

Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat (PD), Theresia EE Pardede, mengajukan pengunduran ke partai dan fraksi di DPR terhitung sejak 21 Mei 2012. Alasannya, karena masalah keluarga.

"(Alasannya) masalah keluarga sehingga dia ingin lebih konsentrasi mengurus orangtuanya dan tidak bisa berkiprah lagi di DPR RI," kata Ketua Fraksi PD, Nurhayati Ali Assegaf, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (31/5/2012).

Nurhayati menceritakan, mulanya Tere mengirimkan surat pengajuan pengunduran diri ke DPP PD pada 21 Mei 2012. Jauh hari itu sebelum, Tere sudah jarang bertugas di DPR.





Setelah Nurhayati mengajak bicara 'hati ke hati' tentang pengunduran diri itu pada Rabu (30/5/2012) kemarin, Tere tetap menyatakan ingin mundur. "Kemarin saya panggil dan kami bicara di ruang saya. Dan pagi ini, dia tetap bilang akan mengundurkan diri," bebernya.

Karena Tere tak mengubah pilihannya, maka Fraksi PD dalam waktu dekat akan mengirimkan surat pengajuan pengunduran diri Tere sebagai anggota DPR ke pimpinan DPR untuk mendapat persetujuan.

"Kaget, pasti. Semua orang punya masalah pribadi, tapi alasan karena orangtua lalu mau mundur itu yang membuat saya kaget. Tapi, sekali lagi itu pilihan," ucap orang dekat Ibu Negara Ani Yudhoyono itu.

Selanjutnya, DPP akan menetapkan pengganti Tere melalui mekanisme Pergantian Antar-Waktu (PAW). "Sedang kita proses, karena saya baru dapat suratnya kemarin," tukasnya.

Theresia Ebenna Ezeria Pardede, merupakan anggota DPR RI dari Partai Demokrat periode 2009-2014 dengan Nomor Anggota A-468. Tere yang berlatar belakang penyanyi itu terpilih dari Dapil Jawa Barat II dan bertugas di Komisi X dan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI.

Perempuan kelahiran 2 September 1979 itu adalah anak pasangan Tombang Mulia (TM) Pardede (ayah) dan Lersiana Purba (ibu). Sebagai penyanyi, dia dikenal memiliki karakter vokal yang kuat. Ia juga mampu menulis lirik lagu yang berani. Kalimat "Belajar dari banyak hal" dan "I believe everything happens for a reason" menjadi filosofi dalam hidupnya.

Ibunda Tere telah meninggal dunia pada 16 April 2012, karena sakit penyakit kanker rahim.

Rumah tangga sahabat Anggelina Sondakh di DPR itu bergejolak pada awal 2012. Pelantun 'Awal yang Indah' itu menggugat cerai pria yang 11 tahun bersamanya mengarungi bahtera rumah tangga, Eka Nugraha.

TRIBUNNEWS.

Followers